Berita


Bukan Sekedar Seremoni “Apresiasi GTK” Pada Puncak Kegiatan HUT Ke-80 PGRI dan HGN 2025 PGRI Cabang Kecamatan Cikelet

Cikelet_Puncak kegiatan dalam rangka peringatan HUT ke-80 PGRI dan HGN 2025 PGRI Cabang Kecamatan Cikelet, ditutup dengan acara Resepsi yang dilaksanakan pada hari Rabu, 17 Desember 2025 bertempat di GOR PGRI Kecamatan Cikelet.

Ada sesuatu yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, yaitu dengan adanya “Apresiasi GTK”. Pemberian piagam penghargaan bagi Guru dan Kepala Sekolah di wilayah Kecamatan Cikelet. “Kami berharap Langkah kecil ini dapat memberikan dampak positif bagi ekosistem Pendidikan di Kecamatan Cikelet”, kata Ketua PGRI Cabang Cikelet, Bowo Hadi Kuswono, S.Pd. Kegiatan ini merupakan gagasan antara PGRI Cabang Cikelet, Koordinator Pengawas Kecamatan Cikelet (Bapak Sumpena, S.Pd., M.Si.) dan Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Cikelet (Bapak Iwan Rosihan, S.Pd.).

Dampak Pemberian Penghargaan bagi Guru

Guru merupakan ujung tombak dalam dunia pendidikan. Di tangan gurulah karakter, pengetahuan, dan masa depan generasi bangsa dibentuk. Namun, peran besar ini sering kali dijalani dengan pengorbanan, kesabaran, dan dedikasi tinggi. Oleh karena itu, pemberian penghargaan bagi guru menjadi salah satu bentuk apresiasi yang memiliki dampak positif, baik bagi guru itu sendiri maupun bagi ekosistem pendidikan secara keseluruhan.

  1. Meningkatkan Motivasi dan Semangat Mengajar

Penghargaan yang diberikan kepada guru mampu meningkatkan motivasi kerja dan semangat mengajar. Ketika jerih payah dan dedikasi mereka diakui, guru akan merasa dihargai dan diperhatikan. Hal ini mendorong guru untuk terus berinovasi dalam metode pembelajaran serta meningkatkan kualitas pengajaran di kelas.

  1. Menumbuhkan Rasa Percaya Diri dan Kebanggaan Profesi

Penghargaan juga berdampak pada meningkatnya rasa percaya diri guru. Pengakuan atas prestasi dan pengabdian membuat guru merasa bangga terhadap profesinya. Rasa bangga ini penting untuk menjaga martabat profesi guru di tengah tantangan zaman dan perubahan dunia pendidikan yang semakin kompleks.

  1. Mendorong Budaya Profesionalisme

Pemberian penghargaan secara objektif dan transparan dapat mendorong terciptanya budaya profesionalisme di lingkungan sekolah. Guru akan terpacu untuk meningkatkan kompetensi, disiplin, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugasnya. Dengan demikian, kualitas pendidikan dapat meningkat secara berkelanjutan.

  1. Memberikan Dampak Positif bagi Peserta Didik

Guru yang termotivasi dan merasa dihargai cenderung memiliki kinerja yang lebih baik. Hal ini secara langsung berdampak pada proses pembelajaran dan hasil belajar peserta didik. Suasana kelas menjadi lebih kondusif, kreatif, dan menyenangkan, sehingga siswa lebih mudah menyerap materi pelajaran.

  1. Memperkuat Iklim Kerja dan Solidaritas

Penghargaan tidak hanya berdampak pada individu guru, tetapi juga pada iklim kerja di sekolah. Apresiasi yang diberikan secara adil dapat menumbuhkan rasa saling menghargai, memperkuat solidaritas antar guru, serta menciptakan lingkungan kerja yang positif dan harmonis.

  1. Menjadi Inspirasi bagi Guru Lain

Guru yang menerima penghargaan dapat menjadi teladan dan inspirasi bagi rekan-rekannya. Kisah dedikasi dan prestasi mereka mampu memotivasi guru lain untuk terus berkarya, mengabdi, dan memberikan yang terbaik bagi dunia pendidikan.

Pemberian penghargaan bagi guru bukan sekadar seremoni atau simbol penghormatan, melainkan investasi jangka panjang bagi kemajuan pendidikan. Dengan apresiasi yang tulus dan berkelanjutan, guru akan semakin termotivasi untuk menjalankan perannya secara profesional dan penuh dedikasi. Pada akhirnya, penghargaan bagi guru adalah penghargaan bagi masa depan bangsa.

Kontak

Alamat :

Kp. Bunihayu RT 01 RW 03 Desa Girimukti Kec. Cikelet

Telepon :

085294150000

Email :

hdi_bw@yahoo.com

Website :

sdn2girimukticikelet.sch.id

Media Sosial :

Video

Video MPLS Tahun Pelajaran 2021/2022